Jumat, 03 Desember 2010


Bebas dari Virus Flu dalam 24 Jam

VIVAnews – Virus flu sangat mudah menyebar, apalagi di saat cuaca sedang tidak menentu. Ketika flu menyerang tubuh, tentunya bisa mengganggu aktivitas Anda. Bersin-bersin, tubuh lemas, mata berair, dan terkadang badan menggigil membuat Anda hanya bisa terkulai lemah di tempat tidur. Ingin segera sembuh dari penyakit ini?

Ada caranya agar Anda bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan terbebas dari virus flu. Ikuti langkah-langkahnya ;
1.Sarapan

Setelah bangun tidur dan merasa tubuh tidak fit, sebaiknya jangan lewatkan sarapan. Makan pagi sangat sangat penting untuk bahan bakar tubuh, terutama ketika daya tahan tubuh merosot.
Peneliti Belanda menyatakan, sarapan akan meningkatkan kadar gamma interferon dalam darah yang bertindak sebagai antivirus alami. Jadi, jangan melewatkan sarapan. Makanlah yang hangat-hangat, seperti bubur atau sup.

2.Lawan virus dengan kesibukan

Stres berkepanjangan memang bisa membuat Anda sakit, karena sistem kekebalan tubuh melemah. Tapi, Anda bisa menggunakannya untuk melawan flu. Caranya, carilah kesibukan. Hal ini bisa mengurangi gejala flu yang datang. Demikian diungkapkan Professor Jim Horne, ahli dari Universitas Loughborough.

3.Olahraga ringan

Peneliti dari University of Massachusetts menemukan, orang yang melakukan aktivitas fisik ringan tidak mudah terkena infeksi pernapasan atas, dibandingkan dengan mereka yang tidak banyak bergerak. Para peneliti percaya bahwa olahraga ringan akan mampu memperkuat fungsi kekebalan tubuh karena produksi sel darah putih meningkat.
Jika berolahraga, Anda akan melihat dua manfaat, kata Charles Matthews (salah satu peneliti). Satu, Anda tidak mudah terserang flu. Dua, seandainya Anda terserang flu, biasanya akan cepat sembuh. Anda bisa melakukan meditasi atau senam pernapasan agar tubuh lebih fit.

4.Konsumsi makanan tinggi protein

Menurut ahli, menyantap makanan tinggi protein selain membuat Anda kenyang lebih lama, juga baik untuk daya tahan tubuh. Ahli gizi, Dr Sarah Schenker, mengatakan protein diperlukan untuk mendorong sistem kekebalan tubuh.

5.Minum teh hijau

Buatlah minuman teh hijau hangat di sore hari, ini akan membuat tubuh hangat. Menurut peneliti Kanada teh hijau bisa mendorong tubuh melawan perkembangan virus. Dalam teh hijau, ditemukan suatu senyawa kimia yang dapat menghentikan aktivitas replikasi atau penggandaan virus.

6.Hangatkan diri

Kenakan pakaian hangat. Hal ini bisa membantu Anda melawan flu. Gunakan pakaian yang lebih longgar agar peredaran darah Anda tetap lancar.

7.Istirahat cukup

Sehari, idealnya tidur dilakukan sekitar delapan jam. Menurut riset, kekurangan istirahat, akan memerosotkan sistem kekebalan tubuh sampai 50 persen. Jadi, agar tubuh kembali sehat di keesokan harinya, usahakan tidur jangan terlalu malam.

Selengkapnya......

Rabu, 01 Desember 2010


INGOLSTADT, KOMPAS.com

Audi Gunakan Energi Surya untuk e-tron

Audi mulai mengoperasikan pengisian baterai mobil listrik, e-tron yang berasal dari energi surya. Namun sistem pengisian baterai menggunakan energi surya ini hanya berada di lingkungan pabrik utama Audi di Ingolstandt. Untuk ini, Audi memasang fotovoltaik (photovoltaic) pada atap pabrik dengan luas 7.500 meter persegi dengan bentuk bangunan seperti bodi Audi A3.

“Konsep ini memperlihatkan bahwa Audi melakukan program elektromobilitas secara sistematik,” kata Manager Pabrik Peter Kössler. Pemasangan fotovoltaik menggunakan modul lapisan tipis yang dinilai inovatif, efisien dan fleksibel,” tambah Kössler.Cara Audi memperoleh energi surya merupakan hasil kerjasama dengan Green City Energy, perusahaan yang berbasis di München sejak 2009 memasang modul fotovoltaik pada daerah 11.600 meter persegi di pabrik Audi di Ingolstadt.

Pemasangan fotovoltaik 7.500 meter persegi menghasilkan tenaga listrik maksimm 500 kW. Diperkirakan energi yang dihasilkan dari instalasi baru mencapai 460 MWh, bisa untuk memenuhi 180 rumah dalam setahun. Audi berencana meningkatkan tenaga yang dihasil secara tahunan dari semua pabriknya menjadi 1.500MWh. Diperkirakan, seperti dari tenaga dihasilkan langsung digunakan. Audi juga akan menggunakan energi surya pada pabrik keduanyadi Neckarsulm, Jerman. Pemasangan fotovoltaik dialakukan di atap beberapa garasi untuk parkir mobil yang menghasilkan listrik 1.00MWh dalam satu tahun.

Selengkapnya......


SYDNEY, KOMPAS.com –

Pada persimpangan jalan, lampu lalulintas yang dilengkapi dengan waktu, - sudah banyak digunakan di Tanah Air - sangat membantu. Pasalnya, memudahkan pengendara untuk siap berhenti atau jalan. Di samping itu, juga lebih aman, bisa mencegah tabrakan dari arah yang berbeda. Bahkan cara ini mengirit bahan bakar.

Kendati demikian, versi dari lampu lintas yang menarik tetap saja muncul. Contohnya adalah kreasi dari seorang desainer, Thanva Tivawong dari Yanko Design, Australia (punya cabang di Kanada, India, Jepang dan Amerika Serikat) yang memperkenalkan lampu lintas dengan konsep yang disebutnya “Sand Glass”. Dalam hal ini, ia menggunakan kaca berisi pasir yang menunjukkan waktu, menghitung mundurklampu lintas. Sand Glass ini menggunakan lampu LED sesuai dengan ukuran dan warna lampu lalulintas biasa: merah, kuning dan hijau. Perbedaannya, warna lampu dilengkapi gambar gelas waktu. Waktu yang tersisa atau hitungan mundur, diperlihatakan dalam bentuk grafik. Pasir di dalam gelar terus tumpah sampai waktu mendekat perubahan warna.

Tiga detik menjelang berubah warna, muncul angka 3 pada lampu kuning (hanya digunakan pada lampu kuning). Konsep ini memang berbeda dengan dengan angka-angka yang sudah ada pada lampu lalu lintas sekrang ini. Dari pendapat ahli, tipe lampu ini lebih baik dari yang biasa. Karena bisa memberikan pengertian lebih baik untuk menentukan waktu sebelum berubah warna. Kendati demikian, kurang efektif bagi pemakai jalan umum karena penunjukan waktu dengan angka hanya pada lampu kuning. Dalam hal ini, dibutuhkan pengalaman dan ketrampilan memperkirakan waktu berdasarkan sisa pasuir tersisa pada gelas.

Selengkapnya......